Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Dompu pada Senin sore (20/4) mengakibatkan terjadinya banjir di sejumlah desa dan kelurahan. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WITA dan menyebabkan puluhan rumah warga tergenang air.
Berdasarkan laporan dari Polsek Dompu, wilayah yang terdampak antara lain Kelurahan Potu dan Kelurahan Karijawa. Di Lingkungan Magenda, Kelurahan Potu, tercatat sebanyak 22 rumah warga terdampak banjir. Sementara di Lingkungan Rato, Kelurahan Karijawa, sebanyak 15 rumah warga juga mengalami hal serupa.
Banjir dipicu oleh luapan air sungai akibat kiriman air dari Sungai Rora, Kabupaten Bima, yang menyebabkan air meluap hingga masuk ke permukiman warga dengan ketinggian sekitar 20 cm. Warga yang terdampak dengan sigap mengamankan barang-barang berharga dan sebagian mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerusakan rumah yang signifikan. Namun demikian, kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh pemerintah setempat.
Memasuki pukul 18.00 WITA, debit air dilaporkan mulai surut. Personel Bhabinkamtibmas bersama warga turut membantu proses evakuasi barang serta memastikan kondisi lingkungan tetap aman dan kondusif.
Kapolsek Dompu, IPTU Ade Helmi, S.H., menyampaikan bahwa pihaknya telah turun langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan pemantauan dan koordinasi dengan instansi terkait.
“Kami bersama anggota telah mendatangi lokasi banjir, melakukan pengumpulan bahan keterangan serta berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Dompu. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat masih adanya kiriman air dari wilayah hulu,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa Bhabinkamtibmas di masing-masing desa dan kelurahan terus melakukan pemantauan situasi serta memberikan imbauan kepada masyarakat guna menjaga keamanan dan ketertiban.
Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menyampaikan keprihatinan atas musibah yang terjadi.
“Kami turut prihatin atas bencana banjir yang dialami oleh masyarakat Kecamatan Dompu. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap sabar dan tabah menghadapi cobaan ini. Kepolisian bersama instansi terkait akan terus hadir untuk membantu masyarakat serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Pihaknya juga menegaskan bahwa koordinasi dengan BPBD dan pemerintah daerah terus dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir susulan serta percepatan penanganan dampak bencana.
Polsek Dompu bersama instansi terkait terus melakukan langkah-langkah antisipasi, di antaranya:
-Monitoring debit air sungai secara berkala
-Koordinasi intensif dengan BPBD Kabupaten Dompu
-Penggalangan dan pendampingan terhadap warga terdampak
-Penyampaian imbauan kamtibmas kepada masyarakat
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila terjadi peningkatan debit air sungai.
Situasi hingga saat ini terpantau aman dan kondusif, dengan air yang berangsur surut dan aktivitas warga mulai kembali normal.
