Lombok Barat — Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Kepolisian Resor Lombok Barat terus mengintensifkan upaya preventif di tengah masyarakat. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui giat patroli dialogis yang menyasar pemukiman warga dan pusat aktivitas publik. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pengawasan wilayah, tetapi juga menjadi sarana edukasi langsung terkait layanan darurat kepolisian yang kini semakin dipermudah melalui inovasi teknologi.
Pada Sabtu, 4 April 2026, personel Unit Patroli Sat Samapta Polres Lombok Barat melaksanakan tugas rutin yang ditingkatkan di wilayah Desa Terongtawah, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Kehadiran aparat kepolisian di tengah pemukiman ini disambut baik oleh warga setempat yang tengah beraktivitas di siang hari. Patroli ini dirancang untuk meminimalisir ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus membangun komunikasi dua arah antara Polri dan masyarakat.
Sinergi Kamtibmas Melalui Komunikasi Dialogis
Dalam pelaksanaannya, personel di lapangan tidak sekadar melintas, namun berhenti untuk berdialog langsung dengan warga. Langkah ini diambil untuk menyerap aspirasi serta keluhan terkait situasi keamanan di lingkungan masing-masing. Komunikasi yang humanis menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan publik, sehingga masyarakat tidak ragu untuk melaporkan hal-hal mencurigakan yang terjadi di sekitar mereka.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Samapta, Iptu Eko Nugroho, S.H., menegaskan bahwa patroli ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman. Menurutnya, pencegahan kejahatan tidak bisa dilakukan oleh kepolisian semata, melainkan butuh partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.
“Kami mengedepankan pola komunikasi dialogis agar pesan-pesan kamtibmas dapat diterima dengan baik oleh warga. Kami mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak pidana, seperti pencurian maupun gangguan ketertiban lainnya, guna menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif,” ujar Iptu Eko Nugroho dalam keterangannya.
Sosialisasi Inovasi KEMOS dan Layanan Call Center 110
Selain memberikan imbauan keamanan, fokus utama dalam kegiatan di Desa Terongtawah ini adalah memperkenalkan kembali inovasi unggulan Sat Samapta Polres Lombok Barat yang dikenal dengan nama KEMOS (Kecepatan Melayani SOS). Inovasi ini dirancang untuk mempercepat respons kepolisian dalam menangani laporan masyarakat yang bersifat darurat atau urgent.
Personel Unit Patroli menjelaskan secara detail mengenai penggunaan layanan Call Center 110 yang terintegrasi dengan sistem KEMOS. Layanan ini menjadi garda terdepan bagi warga yang membutuhkan bantuan cepat, baik saat mengalami musibah, menjadi korban kejahatan, maupun melihat peristiwa yang membutuhkan kehadiran polisi seketika. Sosialisasi ini dianggap krusial agar masyarakat memahami bahwa bantuan kepolisian kini hanya sejauh jangkauan telepon.
Iptu Eko Nugroho menambahkan bahwa kecepatan dalam merespons laporan adalah prioritas utama Polres Lombok Barat dalam memberikan pelayanan prima. Inovasi KEMOS hadir sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat akan proteksi yang instan dan efektif di tengah dinamika gangguan keamanan yang bisa terjadi kapan saja.
“Sosialisasi inovasi KEMOS dengan pemanfaatan Call Center 110 ini adalah bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang cepat dan tepat. Kami ingin masyarakat tahu bahwa saat mereka mengalami situasi darurat, Polri siap hadir dalam waktu singkat hanya dengan menghubungi nomor tersebut. Ini adalah layanan gratis yang harus dimanfaatkan secara bijak demi keselamatan bersama,” jelas Iptu Eko Nugroho.
Komitmen Berkelanjutan Menjaga Wilayah Hukum Lombok Barat
Kegiatan patroli yang dimulai pukul 13.15 Wita tersebut berlangsung dengan aman dan tertib. Para personel tidak hanya berhenti di satu titik, namun menyisir area-area yang dianggap rawan di wilayah hukum Polres Lombok Barat. Dengan adanya patroli preventif yang rutin dilakukan, diharapkan angka kriminalitas dapat ditekan secara signifikan, sementara kesadaran masyarakat terhadap keamanan mandiri semakin meningkat.
Polres Lombok Barat memastikan bahwa patroli dialogis dan sosialisasi inovasi layanan publik ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai kecamatan lainnya. Hal ini dilakukan demi mewujudkan wilayah Kabupaten Lombok Barat yang harmonis dan bebas dari rasa takut, sejalan dengan semangat Polri dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat secara maksimal.
