LOMBOK BARAT – Dalam upaya menciptakan generasi muda yang disiplin dan sadar akan keselamatan berlalu lintas, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Barat menggelar kegiatan pembinaan intensif bagi anggota Patroli Keamanan Sekolah (PKS). Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 1 April 2026 ini menyasar para siswa di SMP Negeri 1 Lembar sebagai garda terdepan penegakan disiplin di lingkungan sekolah.
Kegiatan yang dimulai tepat pukul 07.00 WITA tersebut berlokasi di Jalan Yos Sudarso, Lawang Kute, Kecamatan Lembar. Kehadiran personel kepolisian di tengah-tengah siswa ini disambut antusias, mengingat peran PKS sangat vital dalam membantu kelancaran arus lalu lintas dan menjaga keamanan di area pendidikan, terutama saat jam masuk dan pulang sekolah.
Fokus pada Pembentukan Mental dan Karakter
Pembinaan ini bukan sekadar pelatihan teknis mengenai pengaturan lalu lintas, melainkan lebih menitikberatkan pada pembentukan mental dan karakter peserta didik. Personel Satlantas Polres Lombok Barat menekankan bahwa seorang anggota PKS harus memiliki pribadi yang kuat, jujur, dan mampu menjadi teladan bagi rekan-rekan sejawatnya.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Lantas, Iptu Anton Prasetya Wijaya, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menegaskan pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan pihak sekolah dalam memupuk kesadaran hukum sejak usia remaja. Menurutnya, PKS adalah mitra Polri yang memiliki peran strategis di lingkungan internal sekolah.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam pembinaan dan pembentukan mental, pribadi, serta karakter yang kuat bagi adik-adik siswa. Kami ingin mereka tidak hanya paham secara teori, tetapi mampu menerapkan prinsip Kamsertibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) di lingkungan sekolah masing-masing,” ujar Iptu Anton Prasetya Wijaya.
Materi Pelatihan dan Simulasi Lapangan
Dalam pelaksanaannya, pembinaan dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel beserta tim yang terdiri dari Bripka Roni, Brigadir Lalu Donni Satriyadi, dan Brigadir Kadek Hendri. Para instruktur memberikan materi yang komprehensif, mulai dari gerakan dasar pengaturan lalu lintas hingga etika berkomunikasi dengan pengguna jalan.
Para siswa diajarkan bagaimana cara menggunakan peluit dan gerakan tangan yang benar untuk menghentikan kendaraan atau mempersilakan pejalan kaki menyeberang. Selain teknis, aspek psikologis juga diberikan agar para anggota PKS memiliki rasa percaya diri yang tinggi saat bertugas. Instruktur menekankan bahwa keberanian yang dibarengi dengan kesantunan adalah kunci utama keberhasilan tugas patroli keamanan sekolah.
Karakter yang tangguh diharapkan dapat membentengi para siswa dari pengaruh negatif lingkungan, seperti kenakalan remaja atau perilaku ugal-ugalan di jalan raya. Dengan pembekalan yang matang, anggota PKS diharapkan mampu menjadi agen perubahan (agent of change) yang menularkan budaya tertib berlalu lintas kepada keluarga dan teman-temannya.
Mewujudkan Lingkungan Sekolah yang Aman
Pihak SMP Negeri 1 Lembar memberikan apresiasi tinggi atas langkah proaktif yang diambil oleh Satlantas Polres Lombok Barat. Dengan adanya pembinaan rutin seperti ini, keamanan di sekitar gerbang sekolah yang berada di jalur cukup padat dapat lebih terjamin. Siswa yang tergabung dalam PKS merasa lebih termotivasi karena mendapatkan bimbingan langsung dari personel kepolisian yang berpengalaman.
Iptu Anton Prasetya Wijaya menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan ke sekolah-sekolah lain di wilayah hukum Polres Lombok Barat. Hal ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan usia pelajar sekaligus membangun fondasi disiplin nasional melalui institusi pendidikan.
Hingga berakhirnya kegiatan, seluruh rangkaian pembinaan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Personel Satlantas memastikan bahwa para siswa telah memahami materi yang diberikan dan siap mengimplementasikannya dalam tugas harian mereka sebagai anggota Patroli Keamanan Sekolah yang berintegritas.
